KUMPULAN ARTIKEL

MOTIVASI

ASKEP

LIFESTYLE

HEALTH

BLOGGING


Jumat, Februari 10, 2017

Manfaat Air Alkali Bagi Kesehatan




pH merupakan indikator tingkat asam atau basa pada air yang dinilai dengan skala 0-14. Air yang netral alias tidak basa maupun asam memiliki kandungan pH sebesar 7. Air asam memiliki pH kurang dari 7 dan air basa lebih dari 7. Setiap angka ini menggambarkan perubahan derajat asam/basa sebesar 10-kali lipat. Jadi air dengan pH lima sepuluh kali lipat lebih asam daripada air dengan pH enam.
Kadar pH dalam air sangat dipengaruhi oleh kandungan kimia di dalamnya. Oleh karenanya, pH sering digunakan sebagai indikator apakah air tersebut mengalami perubahan kimiawi atau tidak. Air dengan pH yang terlalu tinggi atau terlalu rendah, masing-masing memiliki efek samping. Air yang sangat asam dapat menimbulkan korosi atau bahkan menghancurkan logam. Sedangkan air yang terlalu basa biasanya terasa pahit dan dapat menimbulkan endapan yang melapisi pipa dan alat perkakas.
Kadar pH air minum umumnya adalah 6 sampai 7. Namun ada juga air minum dengan tingkat pH yang lebih tinggi, yaitu 8 sampai 9. Air minum seperti ini disebut juga sebagai air alkali. Beberapa orang percaya bahwa air alkali dapat menetralkan asam dalam tubuh.
Air alkali
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa air alkali dapat bermanfaat pada beberapa kondisi, antara lain: 


1. Air Alkali dan Kelelahan/ Rendah Energi

Kelelahan adalah gejala dan keluhan yang paling umum dari tubuh yang terlalu asam. Racun yang dihasilkan oleh tubuh yang terlalu asam mengurangi daya serap akan protein, mineral dan nutrisi lain. Pada akhirnya  akan melemahkan kemampuan tubuh untuk memproduksi enzim, hormon dan ratusan komponen kimia dalam tubuh yang sangat dibutuhkan untuk proses regenerasi.

2. Air Alkali dan Eksim/eczema/dermatitis

Eksim digunakan untuk menggambarkan beberapa kondisi penyebab perubahan pola pada kulit dan menimbulkan perubahan spesifik di bagian permukaan. Secara umum, eksim dapat diatasi dengan menjaga kondisi hidrasi kulit agar tidak terlalu kering. Apabila kondisi kulit mencapai tahap dehidrasi, sangat disarankan untuk mengkonsumsi air yang baik yang telah melalui proses penjernihan.

3. Air Alkali dan Jantung 

Darah melakukan sebuah tindakan balancing untuk mempertahankan pH darah dalam kisaran yang aman dari 7,3 – 7,45. Apabila pH darah tinggi dan mengandung kelebihan oksigen, jantung tidak harus bekerja keras dan ini menjauhkan anda dari penyakit jantung.

4. Air Alkali dan Perut

Kesulitan pencernaan (sendawa, kembung, sensitivitas di pinggang, gas usus, cegukan, atau kurangnya nafsu makan, mual, muntah, diare, konstipasi, kolik pada anak-anak) dapat menunjukkan masalah saraf vagus dan sindrom hiatus hernia, yang dapat menghasilkan residu asam di seluruh sistem. Dengan air alkali bisa mengurangi asam yang ada pada tubuh.

5. Air Alkali dan Liver

Liver memiliki lebih dari tiga ratus fungsi, termasuk pengolahan asam racun dari darah dan memproduksi enzim alkali banyak untuk sistem serta merupakan garis pertahanan pertama terhadap segala racun. Semua makanan yang diperoleh melalui saluran pencernaan memasuki darah melalui hati. Beban pada hati lebih berat ketika produk asam limbah terus mengambang dalam darah. Jika hati menjadi terlalu sesak dengan limbah asam protein, maka tubuh akan dipenuhi penyakit.

6. Air Alkali dan Pankreas

Fungsi pankreas yaitu mengurangi kelebihan asam dan mengatur keseimbangan gula darah. Pankreas ini sangat tergantung pada diet alkali yang benar.

7. Air Alkali dan Usus kecil

Usus keci atau usus 12 jari sangat penting untuk proses asimilasi makanan yang tepat dan sebagai limfosit penghasil untuk jaringan sistem limfatik. Mereka juga menghasilkan sejumlah besar cairan lemak tercerna yang bersifat alkali, yang merupakan substansi alkalizing besar.

8. Air lkali dan Ginjal

Pada orang dewasa, sekitar 1 liter darah/menit mengalir melewati ginjal. Ginjal berfungsi menjaga kadar basa darah dan mengekstrak asam berlebih. Ginjal dengan kadar asam berlebih akan menghasilkan batu ginjal, yang terdiri dari sel-sel asam limbah dan garam mineral yang telah dilekatkan bersama dalam suatu zat asam limbah.

9. Air Alkali dan Limpa

Terdapat sekitar 600 – 700 kelenjar getah bening dalam tubuh. Cairan getah bening membawa nutrisi ke sel dan menghapus produk asam limbah. Cairan getah bening akan mengalir dengan baik dalam lingkungan alkali. Ketika tubuh terlalu asam, secara bertahap getah bening ini mengering dan mulai mengecil dan menempel di seluruh jaringan tubuh. Proses ini dapat mengganggu proses peredaran aliran darah juga. Aliran getah bening yang terhambat juga meningkatkan penyimpanan jaringan asam. Kondisi seperti ini menyebabkan proses penuaan dini dan sebagai salah satu penyebab berbagai macam penyakit pada orang dewasa. Minum air sehat dengan kadar pH >8 dapat menetralisir keadaan asam yang berlebih ini.

10. Air Alkali dan Kanker

Sel-sel kanker selalu lebih asam dari sel-sel sehat. Kanker tumbuh subur di lingkungan asam dan tidak berkembang dalam lingkungan alkali. Jika darah mengembangkan kondisi yang lebih asam, maka kelebihan asam limbah ini harus disimpan di suatu tempat di dalam tubuh. Jika proses ini tidak sehat terus dari tahun ke tahun, daerah-daerah tersebut terus meningkat dalam keasaman, dan sel-sel mereka mulai mati.

Sel-sel lain yang berada di daerah tidak sehat dapat bertahan hidup dengan menjadi abnormal yang biasa disebut ganas. Sel-sel ganas atau biasa disebut kanker tidak merespon perintah otak dan menjalani divisi seluler yang berada di luar kendali. Air Alkali bisa menetralisir radikal bebas, membuat molekul oksigen yang tersedia untuk sel-sel kanker baik untuk memperlambat pertumbuhan kanker atau untuk membunuh sel kanker.

11. Air Alkali dan Hipertensi

Berdasarkan ilmu kedokteran, hipertensi seringkali terjadi saat tubuh mendeteksi adanya pengurangan volume darah. Karena darah lebih dari 83% terdiri atas air, maka penyebab umum terjadinya penurunan volume darah adalah dehidrasi. Sebagai reaksi dari penurunan volume darah, tubuh kita akan mengarahkan sebagian besar aliran darah ke organ-organ yang aktif dan menutup suplai darah ke area yang kurang penting. Penyesuaian tubuh ini akan menyebabkan terjadinya hipertensi disepanjang sistem sirkulasi darah.

12. Air Alkali & Diabetes

Dalam tubuh yang sehat, pankreas memproduksi insulin dan insulin mengelola dan membantu tubuh untuk menggunakan gula dan karbohidrat dengan baik. Dalam keadaan diabetes mellitus, Pankreas memproduksi salah satu cairan tubuh tertinggi pH dengan nilai pH 8,8. Kekurangan ion kalsium dalam tubuh bisa mengganggu produksi dan pelepasan hormon insulin. Hal ini akhirnya menyebabkan kondisi darah menjadi asam.

Pembuluh darah yang tersumbat oleh penumpukan kelebihan protein juga mengganggu fungsi pankreas. Air alkali dengan menyediakan kalsium dalam bentuk terionisasi dan dengan membantu mencegah penumpukan kelebihan protein, dapat membantu mencegah dan menyembuhkan kondisi ini.

13. Air Alkali dan Obesitas

Saat tubuh kita sudah terlalu asam, tubuh akan merespon dengan cara menyimpan lemak untuk melindungi organ organ vital dari asam ini. Untuk mengatasi keadaan yang terlalu asam ini, air alkali adalah pilihan yang sangat tepat. Karena air dengan kadar pH >8 ini akan mengaktivasi enzim dalam tubuh sehingga meningkatkan pembakaran kalori dari sisa-sisa makanan yang bersifat asam yang tidak dibutuhkan oleh tubuh.

14. air Alkali dan Stroke/ Gangguan Fungsi Syaraf otak

Secara ringkas penyakit stroke adalah berkurangnya suplai oksigen atau darah ke otak. Air Alkali adalah air yang mempunyai kadar oksigen yang tinggi sehingga kekurangan suplai oksigen dapat dihindari.

15. Air Alkali dan Meningkatkan Daya Absorbsi Vitamin dan Mineral
Oksigen dalam air alkali dapat meningkatkan daya saya serap vitamin dan mineral tubuh, karena tubuh sangat membutuhkan kadar oksigen yang cukup.

Beberapa penelitian telah dilakukan untuk membuktikan teori ini.
Untuk Informasi Lebih Lanjut di WA : 081317025272

Tidak ada komentar:

Posting Komentar